(Source: mylifeinstory)
(via karizunique
)
(via karizunique
)
(via karizunique)
Ridhani Sabrina
(Source: mylifeinstory)
Hidup itu simpel.
Kita memilih dan tidak boleh menyesalinya.
Aku sudah memilihmu.
Untuk beberapa tujuan hidupku ke depan.
Sekarang sudah kudapatkan buah dari usahaku.
Aku sudah separuh perjalanan.
Tapi aku berharap ini baru sepersekian detik masa kau dihidupku.
Karena aku ingin terus bersamamu besok esok hingga aku dewasa.
Aku terlalu terlambat untuk menyerah sekarang.
Karena kita telah jauh mengungkapkan perasaan.
Sekarang yang bisa aku lakukan adalah hal yang membosankan.
Menunggumu rasanya seperti ini.
Lama sekali.
Tapi tak apa, aku sudah terlanjur mencintaimu.
Seribu tahun pun akan ku tunggu.
Walau itu hanya untuk mendapatkanmu.
Kuatkan aku, Tuhan.
Percayalah, tak ada yang tak mungkin.
Aku cinta Kamu ku.
(Source: kekasihsenja)
| David: | Morning.. what a great day.. |
|---|---|
| Muslim: | Morning.. so, hows ur Christmas? |
| David: | Great.. will be enjoying very soon... |
| Muslim: | Good.. |
| David: | No wish for me? |
| Muslim: | Islam respects the non Muslim, but to greet other religion is not allowed. |
| David: | But why? |
| Muslim: | Seems like we can't stop u to drink liquor, but we can't drink it.. |
| David: | But many of Muslim did wish for me.. |
| Muslim: | Can you confess our confession of faith? (syahadah)? |
| David: | No!..Cannot!.. It will effect my faith.. |
| Muslim: | But why? just a word..:) say it.. :) |
| David: | Now i am understand :) |
Abdullah Gymnastiar (via abeyfarizahanifa)
(Source: bellafarizahanifa)
Rabu, 28 Desember 2011. Aku gatau kenapa aku harus nyebutin tanggal itu dulu. Mungkin karena hari ini begitu spesial buat aku. Ya. Karena rinduku selama 1 minggu ini terobati. Sudah 1 minggu yang lalu kamu pergi liburan ke Solo. Ya, tepat seminggu. Aku ingat hari itu hari Rabu juga tepatnya setelah aku foto BT. Kita foto berdua, jalan-jalan naik motormu, makan, duduk berdua di teras. Dan hari ini hal-hal yang menyenangkan itu terjadi lagi. Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa, rasanya aku pengen teriak kegirangan! Bayangin aja, seminggu cuma sms, dan telepon aja. Itupun susaaaaah bgt. Sms aja balesnya lama bgt. Telepon mesti ngumpet-ngumpet dulu karena kakakmu yang rubes. Belum lagi ditambah kegiatanmu yang membuatmu susah membagi waktu. Tapi semuanya terbayar sudah sekarang walau sebenarnya aku masih-masih-masih-sangat-sangat-sangat merindukanmu. Hari ini firasatku udah ga enak. Gak biasanya kamu bales sms ku cepet banget, disuruh tidur gamau padahal semalem kita habis berantem di telpon. Dan anehnya lagi kamu nyuruh aku di rumah malem ini. Kenapa hari ini kepekaan perasaanku begitu kurang? Tapi gpp, justru karena itu kejutan ini bener-bener berasa. Coba kaliyan bayangkan, bagaimana perasaan seseorang yang benar-benar sedang terbakar asmara dan benar-benar sedang mati-matian merindukan seseorang. Dan anehnya malem ini juga aku mandi, keramas, sabunan, sikatan, pokoknya bersih banget. Eeeeeh pas mau boker, tiba-tiba Zulfa sama Fikri (adikku) teriak-teriak. Seperti ini: “Mbaaaa Ariiiiiin mba Ariiiiiin ada mas Gilaaaaaang” dengan raut mukanya yang konyol. Dan secepat kilat aku menelan hasrat ingin boker ku lalu aku bergegas keluar Kamar mandi dengan cuma berbalut handuk. Aku intip sedikit ternyata bener Ya Allah. Kagetnya setengah mati (lebay) Terus aku buru-buru pake baju, celana, dan ga sempet bedakan ga sempet sisiran, masih nenteng anduk terus keluarrrrrr. Ahahahahahahahhaha aku ketawa! Ya, itu respon pertama ku. Tapi konyolnya aku bayangin dia di depan rumah lempar sandal ke arah mukaku. Ga, ga, Aku bayangin dia main india-indiaan, muter-muterin tiang yang di terasku. Aaaaaah aku kaget. Terus dia cerita banyak ke aku. Dan aku cuma bisa diem. Banyak banget sebenarnya ceritaku yang mau aku ceritakan tapi gatau kenapa aku terlalu spechless aku ga bisa berkata sepatah katapun. Aku masih ga percaya kalo dia, Gilangku, sekarang ada disini. Dan aku cuma bisa ketawa-ketawa dan ketawa. Terus aku ajak dia makan, karena dia baru pulang dari Solo dan pastinya dia laper banget. Terus kita jalan. Sepanjang jalan kita pegangan tangan. Eraaaaaaatttttt bangetttttt. Tapi kita ga pelukan kok. Tapi itu membuat hatiku bergetar. Dag dig dug dag dig dug. Belum pernah hatiku benar-benar berdebar seperti ini sebelumnya. Ini dia, aku benar-benar sudah jatuh cinta. Kali ini aku melaluinya dengan beberapa tahap. Rasanya seperti aku baru pertama kali pacaran saja. Something different when I with you. Inikah yang dinamakan masa-masa pendekatan (PDKT) yang belum pernah aku rasakan sebelumnya? Naaaah, setelah dia membelikan aku Mr. Monkey akhirnya kita makan di Sidoroso. Pertama kalinya untuk ku makan berdua di Sodoroso. Terus setelah itu kita pulang ke rumahku. Terus kita ngobrol-ngobrol. Dan lagi-lagi aku masih ga percaya, bingung, dan tidak bisa berkata banyak malam ini. Aaaaaaaaaaah. Akhirnya tiba waktunya dia pulang. Pukul 23.00. Dan dia pamit sama Orang Tuaku. Rasanya aku seperti sudah pacaran saja. Wah, indahnya hidup seperti ini. Kejutan. I love surprise!
Aku bahagia seperti ini.
Yang aku tunggu hanya waktu saja.
Dimana waktu itu milik kita, yang Tuhan sudah rencanakan secara sempurna.
Aku mencintaimu, Gilang Noor Sadewa.
By: Ridhani Sabrina